Apabila kita memperhatikan semua isi alam yang telah diciptakan oleh Allah SWT, sungguh menakjubkan sekali, bukan? Semua ciptaan-Nya teratur, rapi, dan indah. Semua ayng diciptakan oleh Allah di bumi ini merupakan kekayaan yang diamanahkan kepada manusia agar dijaga dan dipelihara keselamatannya.
Menurut bahasa, lingkungan berarti daerah (kawasan). Termasuk di dalamnya semua yang mempengaruhi pertumbuhan manusia dan hewan. Lingkungan berarti juga sesuatu yang berada di luar kita yang dapat mempengaruhi kepribadian kita. Seperti keluarga, kantor, sekolah, desa, kota, masyarakat, bahkan alam seluruhnya ikut juga berpengaruh dalam menciptakan watak dan kepribadian setiap individu. Alam lingkungan hidup, baik berupa flora maupun fauna, semuanya berguna dan berfaidah bagi kelangsungan hidup dan kehidupan manusia di dunia fana ini. Semua itu harus kita manfaatkan sebaik-baiknya dan tidak boleh menganggu atau merusak kelestariannya.
Allah SWT menciptakan segala sesuatu yang berada di alam semesta ini diperuntukkan bagi manusia untuk menjadi khalifah di bumi, yang mengelola dan melestarikan segala makhluk hidup untuk kelangsungan hidup manusia. Panorama alam yang begitu indah, seperti pohon-pohon, binatang-binatang, dan makhluk hidup lainnya harus kita kembangkan agar menjadi kehidupan yang damai, aman, dan tentram. Allah berfirman: “Dialah Allah SWT yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu sekalian.” ( Al Baqarah: 29). Kalau kita merenungi ayat di atas, maka dunia beserta isinya baik berupa air, udara, tanah, semuanya diperuntukkan bagi manusia. Oleh kaena itu, kita harus pandai menjaga kelestariannya.
Sebaliknya, jika kita tidak bisa menjaga kelestarianya dengan baik maka akibatnya akan menimpa kita sendiri. Banyak sekali perusakan-peruskan lingkungan dan alam yang dilakukan oleh tangan-tangan jahil manusia. Ekosistem yang telah rusak, alam yang telah dijarah, penebangan pohon-pohon liar, penambangan pasir, dan buang sampah sembarangan menyebabkan kerugian yang sangat besar. Perusakan alam menyebabkan banyak bencana alam.; banjir, tanah longsor, erosi hutan, tanah tidak subur, terjadinya wabah penyakit, dan lain-lain. Sebagaimana firman Allah, “ Telah banyak kerusakan di darat dan laut akibat perbuatan tangan-tangan manusia. Supaya Allah SWT merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan jyang benar (Ar Rum: 41)
Sebagai makhluk sosial, kita wajib menjaga lingkungan agar kembali subur, indah, dan damai. Manfaat dari peduli terhadap lingkungan, antara lain:
1. Lebih bisa mendekatkan diri kepada Allah bila kita melaksanakan segala perintah Allah, termasuk menjaga lingkungan.
2. Menumbuhkan semangat hidup. Bagi yang melestarikan lingkungan pasti ia menjaga kebersihan diri dan lingkungan yang menyebabkannya lebih optimis dan semangat dalam beraktifitas sehari-hari.
3. Menghilangkan sifat egois dan mengembangkan kebersamaan dan saling tolong menolong. Karena kita hidup bermasyarakat, hendaknya kita dapat ikut andil dalam melestarikan lingkungan.
4. Mempererat persaudaran. Saling Bantu-membantu dan bergotong royong daalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, indah, dan rapi.
Nilai budi pekerti yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah:
1. Pandai bersyukur atas nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita
2. Merawat dan tidak merusak lingkungan berarti kita ikut menjaga dan melestarikan kelangsungan hidup makhluk Allah.
3. Semangat berbuat untuk orang lain. Hal ini agar hidup kita lebih mempunyai arti, bahwa keberadaan kita bisa bermanfaat bagi orang lain.
4. Memulai berbuat baik dari sekarang, memulai dari yang terkecil, serta memulai dari diri sendiri merupakan cerminan seorang muslim sejati. Bukankah hanya membuang sebuah duri dari jalan adalah salah satu dari wujud iman ?